Handymancontractoraugusta.com – Perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh beneran kerasa pas musibah datang. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Langsung gas turun ke lokasi kebakaran di Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, buat ngasih bantuan masa panik ke warga yang terdampak. Kehadirannya hari Rabu, 15 Desember 2025, jelas bukan cuma formalitas doang. Namun bukti kalau pemkot beneran hadir di saat warga lagi butuh.
Read More : Tanggap Bencana! 50 Relawan Banda Aceh Diberangkatkan Ke Wilayah Terdampak Tanah Longsor!
Ada empati, ada pelukan moril, dan ada pesan bahwa para korban tidak sendiri menghadapi cobaan ini. Kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk tersebut meninggalkan jejak pilu. Rumah yang dulu menjadi tempat pulang kini tinggal kenangan hitam beraroma asap.
Di kondisi kayak gitu, bantuan pas momen panik jadi pegangan awal biar hidup nggak langsung ambyar. Pemerintah Kota Banda Aceh juga gercep, turun tangan bawa kebutuhan paling penting yang dibutuhin korban di hari-hari pertama setelah kebakaran.
Rincian Bantuan untuk Korban Kebakaran Jeulingke
Bantuan yang di serahkan langsung oleh Wali Kota Illiza meliputi paket sembako, perlengkapan salat, perlengkapan tidur, serta bantuan uang tunai yang bersumber dari Baitul Mal. Bantuan tersebut diterima langsung oleh korban kebakaran, Sukmawati, bersama suaminya, Zulkarnain. Di tengah raut wajah lelah dan duka, bantuan itu seperti setitik cahaya di ujung lorong gelap.
Paket sembako diharapkan dapat memenuhi kebutuhan makan keluarga korban dalam beberapa hari ke depan. Sementara perlengkapan tidur dan salat menjadi simbol bahwa kehidupan harus terus berjalan, ibadah tetap ditegakkan, dan harapan tak boleh padam meski rumah telah rata dengan tanah.
Kehadiran Pejabat dan Dukungan Lintas OPD
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kota Banda Aceh. Tampak hadir Kepala Dinas Sosial, Sukmawati, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran M Hidayat, Camat Syiah Kuala TM Syukri, Keuchik Gampong Jeulingke, serta jajaran terkait lainnya.
Kehadiran mereka mencerminkan kerja bersama lintas instansi dalam merespons bencana. Seolah ingin berkata bahwa pemerintah hadir sebagai satu tubuh, satu suara, satu kepedulian.
Baca juga: Target Emas! Pengprov Taekwondo Indonesia Sumut Targetkan Medali Di Pon Beladiri 2025!
Pesan Wali Kota Illiza untuk Korban Kebakaran
Di sela-sela wawancara singkat di lokasi kejadian, Wali Kota Illiza bilang kalau bantuan masa panik ini jadi bukti nyata kepedulian Pemko Banda Aceh buat bantu meringankan beban warga yang lagi kena musibah. Katanya, musibah tuh bisa datang kapan aja, tiba-tiba, tanpa permisi, dan di situ juga peran pemerintah benar-benar diuji.
“Kami pengin bantuan ini bisa jadi penyemangat, jadi penopang hati, biar para korban punya tenaga lagi buat bangkit dan ngerangkai ulang hidup setelah musibah ini lewat,” kata Illiza dengan nada yang terasa tulus dan penuh empati.
Instruksi Permudah Pengurusan Administrasi Kependudukan
Nggak cuma fokus ke bantuan barang, Illiza juga nyorotin soal ribetnya urusan administrasi kependudukan yang sering ikut lenyap kalau terjadi kebakaran. Dia langsung ngasih instruksi ke OPD terkait supaya pengurusan dokumen korban dipermudah, tanpa muter-muter. Mulai dari KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, ijazah, sampai surat-surat kendaraan dan tanah, semuanya diminta biar bisa diurus cepat dan nggak bikin tambah pusing.
“Soal administrasi ini penting sekali. Saya minta kepada kepala OPD agar memudahkan para korban dalam pengurusan dokumen kependudukan dan dokumen penting lainnya,” tegasnya. Baginya, selembar KTP atau KK bukan sekadar kertas, melainkan kunci untuk mengakses bantuan, pendidikan, dan layanan publik.