Handymancontractoraugusta.com – Budidaya lobster di Banda Aceh mulai mencuri perhatian para pecinta seafood di berbagai kota besar. Hasil panen dari keramba milik nelayan setempat kini rutin dikirim ke Jakarta, Bali, hingga Batam. Menariknya, sekali panen, nelayan mampu menghasilkan hingga dua ton lobster. Cukup mengesankan, apalagi untuk usaha yang dikelola secara mandiri oleh koperasi nelayan.
Read More : Info Krusial! Mulai 2025, Warga Pidie Tak Perlu Ke Banda Aceh Lagi, Urus Paspor Kini Lebih Dekat!
Lokasi dan Proses Budidaya Lobster
Kegiatan budidaya dilakukan di keramba yang berada di kawasan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh. Di area ini terdapat 24 petak keramba yang digunakan untuk memelihara berbagai jenis ikan, seperti kerapu dan kakap. Namun, fokus utamanya tetap pada lobster.
Menurut perwakilan Koperasi Bekarya Sukses Bersama, Ari Anggara, masa pemeliharaan biasanya memakan waktu sekitar tiga bulan. Dalam satu periode panen, hasilnya bisa mencapai satu hingga dua ton. Jumlah itu tentu cukup besar untuk memenuhi permintaan pasar di luar Aceh.
Ari menyampaikan bahwa lobster dari keramba Ulee Lheue selama ini rutin dikirim ke Jakarta, Bali, dan Batam. Sementara ikan lainnya lebih banyak dijual di pasar lokal Aceh.
Harapan Nelayan dan Dukungan Pemerintah
Para nelayan berharap hasil budidaya lobster ini bisa menembus pasar ekspor. Ari juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk memajukan sektor perikanan dan budidaya laut di Aceh, mengingat potensi lautnya yang sangat besar.
Dalam kunjungannya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengapresiasi usaha mandiri para nelayan. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Menurutnya, nelayan adalah garda terdepan bagi kebangkitan ekonomi Aceh.
Gubernur juga sempat menikmati makan malam bersama nelayan di lokasi keramba. Momen tersebut menjadi simbol dukungan langsung pemerintah terhadap pengembangan budidaya lobster di Banda Aceh.
Baca juga: Prediksi Krusial! Ekonomi Aceh 2025 Diprediksi Tetap Tumbuh Positif, Tapi Ada Ancaman Kesenjangan!
Potensi Besar untuk Masa Depan
Potensi budidaya lobster di Banda Aceh dinilai sangat menjanjikan. Dengan dukungan pemerintah dan permintaan pasar yang terus meningkat, peluang ekspor terbuka lebar. Keberhasilan nelayan Ulee Lheue membudidayakan lobster secara mandiri menunjukkan bahwa sektor perikanan Aceh masih punya ruang luas untuk berkembang.
Dengan pengelolaan yang tepat, budidaya lobster ini tidak hanya memberi manfaat ekonomi bagi nelayan, tetapi juga mampu memperkuat posisi Aceh sebagai daerah penghasil komoditas laut unggulan.