Jalur Lintas Nasional Banda Aceh

Jalur Lintas Nasional Banda Aceh, Medan, Akhirnya Dibuka, Alat Berat BPJN Berjibaku Lawan Lumpur

Handymancontractoraugusta.com – Akses transportasi vital di Jalur Lintas Nasional Banda Aceh, Medan akhirnya kembali di buka setelah sempat lumpuh akibat banjir bandang dan longsor yang menerjang Kabupaten Aceh Tamiang. Jalan ini bukan sekadar aspal panjang yang membelah wilayah, tapi urat nadi pergerakan orang, logistik, dan harapan. Begitu terbuka, denyut kehidupan perlahan kembali berdetak.

Read More : Kabar Terkini! Kasus Korupsi Dana Desa Di Aceh Besar: Jaksa Temukan Kerugian Negara Miliaran Rupiah!

Respons Cepat BPJN Aceh Kerahkan Puluhan Alat Berat

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh langsung bergerak cepat sejak bencana terjadi. Tanpa banyak basa-basi, puluhan alat berat diturunkan ke lapangan. Fokus utama adalah membersihkan material lumpur, bebatuan, dan longsoran tanah yang menimbun badan jalan di banyak titik. Kepala BPJN Aceh, Heri Yugiantoro, memastikan bahwa penanganan dilakukan secara masif dan terkoordinasi.

Lebih dari 30 dump truck serta 21 unit loader dan ekskavator disebar di sepanjang sekitar 30 kilometer ruas jalan, baik di sisi barat maupun timur Kota Kuala Simpang. Deru mesin alat berat jadi semacam musik latar di tengah lumpur, seolah memberi isyarat bahwa jalan ini tak akan dibiarkan mati terlalu lama.

Dua Titik Longsor Sumedam Berhasil Ditangani

Upaya tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil. Dua titik longsor parah di kawasan Sumedam berhasil dibersihkan dan diperbaiki. Material yang sempat menggunung disingkirkan, badan jalan dirapikan, dan akses kembali bisa dilewati. Kini kendaraan umum dan pribadi sudah bisa melintas dari arah Medan menuju Kabupaten Aceh Tamiang tanpa harus memutar jauh.

Ruas Lhokseumawe–Tamiang Ikut Dibuka, Distribusi Logistik Lancar

Tak hanya dari arah Medan, jalur nasional dari Lhokseumawe menuju Tamiang juga kembali dibuka seiring surutnya banjir di wilayah utara. Jalur ini punya peran krusial, terutama untuk distribusi sembako dan pasokan BBM. Beberapa SPBU di Aceh Tamiang yang sebelumnya kekurangan stok kini bisa bernapas lega karena suplai mulai masuk lagi.

Baca juga: WN Pakistan Ditangkap Imigrasi di Aceh karena Langgar Izin Tinggal

Aceh Tamiang Bangkit Perlahan Pasca Bencana

Aceh Tamiang memang termasuk daerah yang paling terdampak banjir bandang dan longsor. Jalan rusak, lumpur tebal, dan longsoran tanah sempat memutus aktivitas warga. Namun pengerahan alat berat BPJN Aceh yang cepat dan konsisten menjadi titik terang. Mobilitas masyarakat mulai pulih, bantuan kemanusiaan mengalir lebih lancar, dan roda ekonomi perlahan diputar kembali.

Jalur lintas nasional Banda Aceh, Medan, kini bukan hanya terbuka secara fisik, tapi juga simbol bahwa pemulihan sedang berjalan. Meski bekas luka bencana masih terlihat, jalan ini kembali menjadi saksi bahwa kerja cepat dan kolaborasi bisa menembus lumpur, longsor, dan keterisolasian.