Handymancontractoraugusta.com – Kasus mengejutkan terjadi di Banda Aceh. Seorang anggota Polisi Syariah atau Wilayatul Hisbah (WH), berinisial T (28), digerebek warga karena diduga melakukan perbuatan mesum. Pasangan T, AM (23), ikut diamankan dan kini keduanya tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Read More : Festival Seni Lokal Di Banda Aceh Tampil Di Lapangan Merdeka Akhir Pekan Ini
Fenomena ini menimbulkan kehebohan di masyarakat karena T merupakan aparat yang seharusnya menegakkan norma syariah. Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh seorang anggota WH tentu menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas dan pengawasan internal aparat. Kasus ini juga menjadi peringatan bahwa aparat penegak hukum pun tidak luput dari aturan yang berlaku.
Kronologi Penggerebekan
Menurut Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Muhammad Rizal, penggerebekan terjadi dinihari di Lamteumen Timur. โKeduanya berstatus pacaran. Diamankan warga sebelum kemudian diserahkan ke Satpol PP-WH untuk proses lebih lanjut,โ jelas Rizal saat dimintai konfirmasi, Jumat (7/11/2025).
Proses penggerebekan ini berlangsung cukup dramatis karena dilakukan oleh warga setempat yang merasa terganggu dengan dugaan perbuatan tidak senonoh itu. Saat ini, penyidik Polisi Syariah sedang meminta keterangan dari T, AM, dan beberapa saksi yang mengetahui kejadian.
Proses Hukum dan Sanksi
Rizal menegaskan, pihaknya tidak akan pandang bulu. Jika T terbukti melakukan pelanggaran, sanksi akan dijatuhkan sesuai Qanun Jinayat. โKita akan menindak tegas. Selain sanksi sesuai Qanun Jinayat, yang bersangkutan juga akan diproses oleh BKPSDM Kota Banda Aceh,โ tambahnya.
Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menegakkan aturan meskipun pelakunya adalah anggota aparat penegak hukum. Sanksi administratif dan disiplin dari BKPSDM akan menjadi tambahan, selain hukuman yang diatur secara syariah.
Reaksi Warga dan Implikasi Kasus
Kasus ini memicu perbincangan hangat di masyarakat Banda Aceh. Warga berharap aparat hukum memberikan tindakan tegas agar bisa menjadi contoh bagi anggota WH lain. Kasus ini juga menyoroti pentingnya integritas aparat yang bertugas menegakkan norma syariah.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya pada pihak berwenang. Sementara itu, T dan AM masih menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan fakta di lapangan.
Baca juga: Eazy Passport Imigrasi Aceh Mudahkan Warga, Efek Positif Untuk Ekonomi Lokal?
Langkah Pencegahan dan Edukasi bagi Aparat WH
Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh anggota Wilayatul Hisbah agar selalu menjaga perilaku dan integritas di luar tugas resmi. Satpol PP-WH Banda Aceh berencana menggelar sosialisasi dan edukasi terkait etika, disiplin, dan tanggung jawab sebagai aparat penegak syariah.
Selain itu, pelatihan tentang pengendalian diri dan pemahaman aturan Qanun Jinayat juga akan diperkuat. Tujuannya, agar kasus serupa bisa diminimalkan dan kepercayaan masyarakat terhadap WH tetap terjaga. Langkah preventif ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi aparat lainnya, bahwa menegakkan hukum harus dimulai dari diri sendiri.