Handymancontractoraugusta.com – Cuaca buruk kembali melanda Aceh Singkil pada Jumat (12/12/2025) siang. Hujan deras yang turun berbarengan dengan angin kencang membuat suasana di wilayah pesisir tiba-tiba berubah. Dari pantauan di sekitar Danau Anak Laut, Singkil Utara, angin terpantau berembus kuat dari arah barat, lalu tak lama disusul hujan yang turun cukup deras.
Read More : Info Mudik! Pemerintah Kota Tetapkan Tarif Baru Angkutan Umum Banda Aceh Jelang Libur Akhir Tahun!
Kombinasi hujan dan angin ini memicu munculnya gelombang di permukaan danau. Situasi tersebut jelas membuat aktivitas nelayan terganggu. Biasanya menjelang sore, para nelayan sudah mulai bersiap untuk melaut, namun kondisi cuaca kali ini membuat mereka harus berpikir dua kali.
Imbauan untuk Nelayan dan Warga Pesisir
Nelayan diimbau menunda keberangkatan demi keselamatan. Bila terpaksa harus tetap melaut, sebaiknya berangkat secara berkelompok, memberi tahu anggota keluarga soal lokasi yang dituju, serta membawa perlengkapan keselamatan. Alat komunikasi dan global positioning system (GPS) juga penting dibawa agar lebih mudah dipantau saat menghadapi cuaca ekstrem.
Gelombang air yang muncul di Danau Anak Laut menjadi tanda bahwa kondisi cuaca masih belum stabil. Angin barat biasanya membawa hujan yang cukup lama, sehingga warga pesisir dan pengguna jalur air diharapkan tetap waspada.
Genangan Air Mulai Muncul di Sejumlah Permukiman
Dalam tiga hari terakhir, hujan terlihat terus mengguyur wilayah Aceh Singkil. Alhasil, sejumlah pekarangan rumah warga yang berada dekat daerah aliran sungai kembali tergenang air. Kondisi ini terlihat di Desa Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, yang sejak banjir akhir November 2025 lalu memang belum sepenuhnya pulih.
Genangan air yang belum sepenuhnya surut ini bertahan karena hujan yang kembali turun tanpa jeda. Meski air masih berada jauh di bawah rumah-rumah warga yang rata-rata dibangun tinggi, potensi banjir tetap ada. Terlebih, hujan juga mengguyur kawasan hulu sungai yang airnya bermuara ke laut Singkil.
Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah
Potensi Banjir Jilid Dua
Warga di daerah rawan banjir diimbau untuk tetap siaga. Banjir susulan atau banjir jilid dua bukan hal yang mustahil terjadi apabila curah hujan terus tinggi. Kekhawatiran itu juga dirasakan warga yang pernah terdampak sebelumnya.
“Mudah-mudahan tidak banjir lagi,” ujar Yuyun, salah satu warga yang sempat mengungsi saat banjir akhir November lalu.