stabilitas harga

Stabilkan Harga, Pemkot Banda Aceh Luncurkan Paket Sembako Terjangkau

Handymancontractoraugusta.com – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini hadir untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Read More : Perhotelan Banda Aceh Siap Sambut Wisatawan Ramadan Anniversary

Peluncuran GPM berlangsung di Lapangan Bola Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, pada Selasa (11/11/2025). Masyarakat yang hadir dapat langsung membeli paket sembako murah dengan harga jauh lebih hemat dibanding pasar biasa.

Paket Sembako Terjangkau untuk Masyarakat

Dalam kegiatan ini, setiap paket sembako terdiri dari empat komoditas utama dengan total harga Rp 165 ribu. Rincian paket adalah sebagai berikut:

  • Beras premium 5 kg: Rp 57.000
  • Minyak goreng premium 2 liter: Rp 32.000
  • Gula pasir 2 kg: Rp 30.000
  • Telur ayam 1 papan: Rp 46.000

Harga ini lebih rendah dibandingkan harga normal di pasaran, sehingga membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di tengah situasi kenaikan harga pangan.

Respons Pemerintah terhadap Kenaikan Harga Pangan

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan bahwa pangan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Menjamin ketersediaannya dengan harga terjangkau menjadi tanggung jawab utama pemerintah.

“Alhamdulillah, gerakan pangan murah ini wujud nyata kepedulian Pemkot Banda Aceh terhadap stabilitas pasokan dan harga pangan,” kata Illiza. Ia menambahkan, GPM hadir sebagai respons terhadap kondisi ekonomi, di mana kenaikan harga pangan bisa menekan daya beli masyarakat dan memengaruhi angka inflasi daerah.

Selain membantu warga membeli kebutuhan pokok, gerakan ini juga bertujuan menjaga keseimbangan ekonomi kota. Illiza menekankan bahwa GPM mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, meneladani kepedulian Rasulullah SAW terhadap kesejahteraan umat, khususnya mereka yang lemah secara ekonomi.

“Melalui semangat kolaborasi, kita ingin membuktikan bahwa Banda Aceh mampu menjadi Kota Kolaborasi, tempat semua pihak bergandengan tangan menghadirkan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

Baca juga: Target Emas! Pengprov Taekwondo Indonesia Sumut Targetkan Medali Di Pon Beladiri 2025!

Dampak Positif Gerakan Pangan Murah bagi Masyarakat

Gerakan Pangan Murah tidak hanya meringankan biaya kebutuhan pokok, tapi juga meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan berkualitas. Dengan harga lebih terjangkau, warga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengurangi konsumsi nutrisi penting seperti beras, gula, minyak, dan telur.

Selain itu, GPM mendorong stabilitas ekonomi lokal, karena mengurangi gejolak harga pasar akibat permintaan yang tinggi. Program ini juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, menciptakan rasa saling peduli, dan menjadi contoh nyata kolaborasi untuk kesejahteraan bersama.